Arsip untuk ‘Technology’ Kategori

Xplor Website Full Flash! Pretty But Stupid..

November 7, 2007

Coba buka website Xplor di http://www.xl.co.id/Xplor/, full Flash! maksudnya apa nih? pengen tampil cakep? tapi kok caranya praktis dan bodoh gini. Kayak nggak tau aja sebagian besar pemakai internet di Indonesia masih menikmati koneksi super lemot, bahkan XL sendiri (seperti kutulis di Post sebelumnya) cuma ngasih 8KBps buat koneksi unlimited di XL Corporate.

Kalau  buka Web ini harus nunggu loading (sampai jenggotan), cuma buat lihat halaman mukanya, ok setelah sekian lama akhirnya kebuka. Pas klik pengen lihat salah satu menu, eeh.. loading, disuruh nunggu lagi! Apa iya website kayak gini bisa narik banyak peminat, kayaknya XL harus mikir lagi deh kalau pengen banyak orang bisa menikmati informasi di webnya, bayangin calon pelanggan dateng ke webnya buat belajar tentang Xplor tapi disuruh nunggu loading. Langsung hilang selera!

XL Corporate: Lumayan, tapi…

November 7, 2007

Baru satu bulan ini langganan XL Corporate, pas pertama kali nyoba kebetulan di Jogja karena pas mudik lebaran, kesan pertama lumayan asyik. Limit yang dibilang 64Kbps (8KBps) terpenuhi sesuai janji dan stabil, walaupun speed ini baru bisa dicapai kalau pakai HP 3G, kalau pakai HP GPRS yang jaman dulu (aku pakai S45) speed yang didapat sekitar 5.5KBps. Kalau yang basa pakai akses broadband jelas ketawa denger kecepatan segini, tapi buat rata-rata pengguna internet di negeri kita tercinta jelas sudah bisa dibilang angin segar.

Pengalaman kurang menyenangkan terjadi waktu pulang ke Bandung, XL Corporate kurang memberikan performa yang memuaskan di wilayah urban dengan densitas  tinggi (aku tinggal dekat Istana Plaza). Speed maksimumnya masih sama, tapi kurang responsif alias banyak idle, mungkin karena pemakai XL terlalu banyak untuk satu BTS. Satu lagi, idle terbanyak rasanya terjadi saat malam di hari kerja, kalau siang masih cukup bagus. Memang sewaktu di Jogja aku tinggal di wilayah pinggiran kota dan dengan sinyal penuh.

So far masih cukup betah pakai XL Corporate walaupun tarif cukup mahal (275rb/bulan), tapi mulai tidak nyaman karena harus pakai kartu khusus. Kartu ini nggak bisa dipakai buat Telepon atau SMS sehingga harus ada satu device yang dedicated, jelas nggak nyaman banget untuk dibawa-bawa berinternet di jalan karena pilihannya cuma pakai device khusus atau harus menggonta-ganti kartu. Lagian setelah dilihat-lihat dengan kesibukan kerja, ada internet di kantor, plus istri sedang hamil jadi males ngapa-ngapain, pemakaian XL Corporate nggak nyampai 1GB. Mungkin mau pindah ke XL Data Plan yang 250MB (99rb/bulan, bisa pakai kartu XPlor-ku) atau ke Speedy 1GB cuma 200rb/bulan dapet bonus modem gratis lagi!

Did Safari Kill My PC?

November 6, 2007

Kejadiannya dua hari yang lalu, tapi baru sempet nulis karena ada keluarga dateng jadi kinda busy. Sebelum kejadian sempet baca artikel yang agak “kontra” terhadap Safari menyebutkan kalau ternyata ada security hole yang cukup parah di Safari dan sempet jadi bulan-bulanan untuk diexploit dan Apple tergopoh-gopoh merelease security patch. Sayangnya link ke artikel ini nggak kesimpen karena waktu itu nggak terasa penting.

Pas lagi enak-enaknya browsing pake Safari tiba-tiba ada pesan error pendek, yang intinya folder System32 corrupt dan nggak bisa baca something. Kupikir cuma karena Safari masih Beta jadi banyak aneh-anehnya, karena di komputer lain sempet kejadian fungsi untuk Save Web Page juga ngadat. Paginya waktu ngidupin komputer baru ketauan, ternyata WindowsXP-ku telah terinfiltrasi dan dihancurkan folder System32-nya sampai lumpuh nggak bisa booting. Damn! udah lama banget ngga ada kejadian kayak gini karena PC-ku yang kena serangan ini cenderung secure, selain karena nggak pernah “disentuh” file-file dari dunia luar juga antivirusnya (AVG Free Edition) selalu update.

Safari did this? Entahlah, tapi aku memilih berburuk sangka dan menuduhnya, sekarang nggak mau lagi pakai Safari, at least selama masih Beta version.

Safari Rendering VS Microsoft ClearType

November 2, 2007

Lagi-lagi tentang Safari 3.0 Beta yang barusan diinstall di WindowsXP. Gara-gara nyobain browser terbaru dari Apple yang hasil renderingnya lembut dan nyaman di mata ini sekarang jadi agak males liat font “bergerigi” di browser lain, padahal sebagai Web Developer jelas dong Firefox udah terlanjur jadi browser andalan karena segudang development tools yang tersedia.

Tiba-tiba keinget kalau Microsoft® punya ClearType™, teknologi yang aslinya buat melembutkan tampilan font Microsoft Reader™ di layar LCD supaya lebih mirip cetakan di kertas sehingga “improve readability” (kata Microsoft). ClearType ini termasuk dalam paket WindowsXP PowerToys, yaitu sekumpulan software gratis untuk improvement Sistem Operasi WindowsXP. Beberapa menit kemudian setelah search Google, ClearType Tuner (software buat setting ClearType di WindowsXP) telah terdownload dan terinstall di laptopku. Nah, sekarang tampilan laptopku tampak sedikit lebih nyaman, nggak akan terlalu berasa drastis lagi kalau pindah dari Safari ke software lain.

Masalahnya pas kucoba install ke PC rumah yang masih pake monitor Cathode Ray Tube atau CRT alias monitor konvensional, ternyata tampilan font malah jadi rada kabur. memang kalau di layar CRT secara alami sebenarnya font mendapat efek anti-alias (penghalusan) karena pixel pada monitor ini tidak setajam pada LCD. Ternyata Microsoft ClearType memang dirancang untuk monitor LCD, sedangkan Safari menampilkan hasil rendering yang tetap cantik di monitor LCD maupun CRT.

Buat yang mau nyoba ClearType bisa download ClearType Tuner disini, jangan khawatir cuma sekitar 2.5MB kok, bahkan dengan koneksi internet menyedihkan (seperti di kantorku ini) cuma makan waktu beberapa menit.

Safari 3.0 Beta, Just Installed

Oktober 31, 2007

03.45 AM:

Bangun pagi langsung cek status download Safari 3.0 Beta for Windows yang udah start dari malemnya, maklum pake koneksi GPRS yang katanya unlimited quota ini ternyata badwidthnya bener-bener limited, apalagi konek pake hp jaman jebot. Anyway, download sukses trus langsung install di PC dengan Windows XP.The browser that focus on the web not the browser, kira-kira begitulah kata slogannya kalau nggak salah inget.

Memang ada benernya sih, di resolusi 1280 x 1024 ruang browsing cukup lega, toolbar dibikin brief, nggak ada icon-icon yang mendominasi pandangan. Desainnya QuickTime banget (ngga berani mo bilang Mac banget, soalnya ngga pernah pegang) dengan warna metallic dan kalau buat buka Web efek anti aliasnya entah kenapa lebih sejuk di mata, pokoknya Mac banget lah. Masalah speed sebenernya yang paling bikin penasaran, ada yang bilang 2 kali lebih cepat dari IE, 1.6 kali lebih cepat dari Firefox. Belum sempat diuji secara klinis (eh.. apa istilahnya? :p) tapi rasanya sih memang lebih cepat dikit, sepertinya lebih karena sugesti ya? :) ) Oh ya, yang jelas efek anti alias (atau apapun itu) bikin baca dan nulis di layar lebih enak di mata!

Tidur lagi ah sebelum berangkat kerja.. :”>