Kemaren pagi (Sabtu, 1/12/2007) ada presentasi dan rekruitmen PT Telkom Tbk di ITB, ada fakta yang cukup mengejutkanku sebagai generasi muda (ngga terlalu muda banget sih) saat kepala rekruitmen dari Telkom ngasih tips-nya. Tingkat kegagalan tes kesehatan meningkat drastis dibanding pada jamannya (bapak ini kuliahnya angkatan 80, hehe.. jadul banget memang), saat itu tingkat kegagalan saringan tes kesehatan cuma sekitar 2-3%. Bisa dibilang ketika kita sampai pada tes kesehatan itu artinya hampir 100% pasti keterima.
Sekarang ini tingkat kegagalan naik drastis sampai 30%, gila kan? Masalahnya kesehatan anak muda jaman sekarang sudah saking bobroknya karena pengaruh gaya hidup, lingkungan, dan terutama karena makanan. Bapak kepala rekruitmen bilang ada 2 hal yang dominan menjadi batu sandungan peserta tes adalah masalah tingkat kolesterol dan kemampuan pendengaran. Kalau masalah kolesterol jelas penyebabnya, sekarang lagi populer gaya hidup instan diantaranya kebiasaan mengkonsumsi junkfood, akibatnya banyak anak muda (dibawah 25 tahun) yang kadar kolesterolnya sampai diatas 200mg/dl (normal harus dibawah angka itu). Kalau masalah pendengaran menurut bapak ini karena ini jamannya iPod, banyak anak muda yang kemampuan pendengarannya turun sampai dibawah ambang batas normal gara-gara kebiasaan pakai earphone. Serem juga ya? Balik dari presentasi itu langsung deh aku berjanji bakalan lebih hati-hati kalau makan dan banyak olahraga. Bayangin aja kalau umur 20 tahunan udah kena kolesterol dan gangguan pendengaran, bisa nggak kira-kira ngelewatin umur 40? Kalaupun lewat bisa-bisa jadi orang tua budek yang jantungan, hiii…